overnight::think of…

/night 1/
menoleh dipersimpangan
ada kelokan menarik kepintu kenangan
kenangan yang membuncahkan  rentetan kata
saling silang menyapa memainkan aksara diatas tuts-tuts keypad
dihiasi sejumlah lapiran hasrat umat
di ijabahi dalam cengkrama jeda
jeda yang memburahkan diskusi
dihiasi ornamen ukhuwah dari kawah hati
kehangatan menjelma dalam jarak display kotak komunike
membentangkan indrak menghentakan pacuan amal
di sela senandung roja…
dipersuntingkan  khusyuk munajat tangga arasy
merunduk sekawan hati… dalam trans dimensi
melarungkan do’a perjalanan
lamat-lamat cuaca mengelam
layarkan semua pinta yang ada kemuara-Nya
dan…. tak tik tuk… kurva angka menjemput
di gerbang  erangan gulita…. dan perjamuan kata pun disudahi
dalam pasukan aksara salam penutup….:)

/night 2/
…kembali berjumpa dengan kenangan malam
deburan hasrat umat menggelitikku
merayuku untuk bertandang di ruang kotak komunike
berpintukan hentakan tarian salsa jari jemari
layaknya tamu kenegaraan, dentuman hasrat telah kutata dalam protokol relasi
tanpa jeda, kita mulai meluah dengan irama dan kekata…
namun kau hadirkan sejenak variabel t dalam kebersamaan kita
jamuan berlabel tidak konsen erang mu dari ujung malam borneo
disambung gelitikan sapaan maafmu…
maaf yang menjaring munajat cinta 2 hati …
hati yang terpupuk cinta hanya Allah saja…
tidakkah itu cukup bro…mengenapkan malam kita
dengan menghadirkan tangga cinta pertama
perlahan…malam pun berkejaran dengan gulita
menyisahkan  kisah-kisah malam berikutnya…

::menanti janji keindahan profan borneo

Leave a Reply