Archive for June, 2006

kapatu diatas rindu…

Sunday, June 18th, 2006

kapatu diatas rindu
berlabuh didermaga samadaangi
bicara dari kata-kata
yang tak jemu
yang tak kelu
yang tak berduri

kapatu diatas rindu
pertalian dari rekat ikhwa
yang tak pudar
yang tak layu

kapatu diatas rindu
hentakan iramanya
biar kita terjemahkan rindu kita semua
pada bahasa damai
pada bahasa kasih

bila perpisahan meninggalkan jejak
semoga jejak yang tertinggal mengerat nama dan karya dalam
hembusannya
samadaangi akan menjadi okestra sejumput nada dihati
hingga janji tulus terukir dan bertanya masa terbaik untuk
memesrainya…
dan benamkan diri menjadi jiwa-jiwa pengukir sejarah

dari gubuk kuli
kuajak bersama saudaraku marilah kita masuk kesumur mahmudah
mengakrapi jiwa-jiwa karimah, mesra, rindu, mengamit sayang dan
kasih takkalah semuanya bertaut atas nur sakinah hamparan-Nya

salam penuh cinta karena-Nya
/mila/sby,230506

poem taken from novel…

Friday, June 16th, 2006

Ia ada dibumi namun bagaikan ada dilangit
Gadis yang membumi itu semakin tinggi

Ia berada di sudut-sudut hatiku selama bertahun-tahun
Ia bagai seorang tuan rumah pada pesta hati

Ialah sahabatku dalam setiap langkah
Ia bagaikan sebuah penunjuk menuju tempat tujuan

Harapanku ialah perahu reot dipantai
Daya tarik keberadaannya laksana sebuah layar

Manakala kesukaran membuatku frustasi
Sekedar satu lirikannya serasa memuaskan

Ia berada dihadapanku namun itu tampak…
Ia adalah sebuah keyakinan,kenapa seperti dugaan?

Inilah bagaiman kekalahan dan kemenagan ditentukan
Dunia ada bersama"mereka" namun Tuhan bersama kita

Kala kulihat pola cuaca
Barulah kusadarai betapa cepatnya manusia berubah

Bila jarak jauh dari kita
Kita bukannya tiada berdaya,tiada bersumber.

:poem take from novel cinta yang terlambat
(translated from urdu terminology)/Dr.Ikram Abidi

kekaguman profan pelangi…

Friday, June 16th, 2006

terpesona memandangi arakan awan yang berkejaran
bergandengan tangan dengan pelangi
ada salam sayang yang menyeruak masuk
lewat celah pesisir langit
ada kekuatan untuk tetap bersama
dalam lingkaran tangan
mengamit lengan, bersama dalam iringan langkah
langkah cumbuan langit ke tujuh,terbius abadi

rindu berlayar ke malahayati

Tuesday, June 13th, 2006

menjembatani ingin
sambil memandangi keindahan
di ujung petang
diantara selisir aingin laut malahayati,
hadir roh didermaga kasih,
melebarkan lengan merengkuh mawar kecilku
yang merinduikku
aku hadir dinda
untuk sesaat
mengucapkan salam cinta manusia langit

~mila untuk mawar kecil, di laprit Banda Aceh

membekam desah getaran…..

Sunday, June 11th, 2006

Getarannya ingin ia gantung ditebing pembiusan
Agar tak ada desah
Namun seismiknya begitu kuat mengguncang balok kotak nan reot
Tempat seutas raga yang membujur
Kadang menepi
Kadang ketengah
Untuk menghipnotisnya
Ia pun menyiram getaran itu
Dengan embun kawah penghulu lail
Dan biarkan aliran desahnya
Kehulu Pemilik jiwa itu
Randu jiwa itu yaqin, walau kasat mata nan abstrak
Belaian kasih itu hadir
Dari genta cinta putih
Saudara terkasih yang menjadi penyangga badai gigil diraga
Mila 120606/4.04am
replay:

cinta-Nya bagi-bagi kuat
mampu menguapkan rasa sakit
yang tidak terperi
dan menggantikannya dengan keindahan nirwana
kotak tempat raga biasa bertengadah
seakan ada rerimbunan surga yang mewangi
menyemai cinta ketawakalan
bersajadahkan ketulusan dan keikhlasan
meski raga menyusut
ada yang terus tumbuh subur
cinta pada Illahi
ihan-120606/1:04pm

rupa-rupa rasa

Sunday, June 11th, 2006

di pekat ruang merapikan hati
yang tak berbentuk iramanya
bulir bening merembesi raga yang gagu
lahar rasa ingin ia muntahkan
adakah hilir menjadi dermaga berbagi
karena sedarah tak mampu menyelimuti jiwa
dalam rupa-rupa rasa
ia tancapkan mozaik malam ini
pada kepenuhan penjaga jagat raya
diantara senyum yang kelu
bersanding gigil yang menanggalkan persendian

adakah sehelai kasih menjaringku untuk membenamkan rupa-rupa rasa?
:deru jiwa digubuk keterasingan
mila

Kubaca sms cinta dari saudaraku,
Indah sekali, dibawah bulan yang berpurnama
Cahaya keperakannya memburai hingga kepelataran hatiku,
Menelisik hingga kerongga jiwa,mendamaikan gelisah yang sempat merebak
Bait-bait puisi cinta kita mengguratkan lukisan jiwa dua negeri padang rembulan
Ihan 11.06.06/9:32pm

senarai kisah kasih

Sunday, June 11th, 2006

hari ini,
mentari menanjak tinggi
membakar senarai kisah yang pernah tercipta
bersama sisa mentari,menyalami sore yang hampir tiba
abu pembakaran itu tersimpan dalam kepingan-kepingan cd
biarlah ombak laut hanyutkan kepingan cd disetiap goresan cerita
walau kisah itu pernah hadir disudut hati

hingga, masa itu hadir kala kita harus berhenti mencintai seseorang
bukan karena orang itu telah berhenti mencintai kita, tapi karena kita
telah mengetahui bahwa mereka akan lebih bahagia bila kita lepaskan

bersama kisah dua tetes air mata kuselipkan,
menuai hikmah, menempa jiwa…
dua tetes air mata mengambang di atas air kehidupan,
satu tetes berkata kepada yanglain,’aku adalah setetes airmata
dari seorang gadis yang mencintai seorang pemuda dan kehilangannya’.
‘kamu siapa?’ yang pertama lalu bertanya kepada yang kedua.’Aku adalah
setetes air mata dari seorang gadis yang mendapatkannya,’jawab yang lain.”

dan,
tak harus tertawa atau menangis,
ketika terluka melihat kebelakang dan takut melihat kedepan
maka lihatlah kesebalahmu, dan sahabat terbaikmu akan ada disana

debur-debur laut seakan lebur,menyatu dengan satu babak kisah yang telah ditanggalkan
dari penghujung kawah-kawah cahaya, gembirkan wajah di setiap pelangi asa masa depan
kekuatan karib sejati senantiasa menjadi penyiram hati,yang setia mengiringi setiap langkah,

karena karib itu bernama Al-qur’an’ tak lelah membimbing
untuk meraih semua kebaikan’
mengangkat kedudukan untuk menjadi mulia dan mulia,

janji terikrar diantara karib sejati
bahwa kekuatan itu ada diantara kebersamaan yang tercipta siang dan malam
bukan hanya dibaca, kedalaman akan menjasad bila dihafal dan diamalkan
hingga sisa pusaran waktu menempa agar menjadi sebaik-baik generasi khalaf
hingga denyut cinta mengalir indah bersama ketetapan-Nya

[220905]
indahnya manakala bisa membahagiakan jiwa-jiwa terkasih,diakhir desahan nafas yang kian renta

muhibbah lafadz cinta dua jiwa

Saturday, June 10th, 2006

Dari Surabaya ku lakukan muhibbah kata-kata cinta kesebarang kepulauan
Bernama serambi mekkah ingin merajah hati cintaku dengan cara yang sederhana tanpa syarat,sesekali memesrai senja dengan tandacintaku, tak apa-apa khan sayang?….
Lihai jemari diatas keypad handpone bak tarian salsa dilantai dansa, memburahkan aksara cintaku yang tampil dilayar handphoneku………

Saat kaki anatomi mengeja langkah
Menuju gubuk pengembara
Tapi hatiku terbang dan tertawan diserambi mekkah
Ingin menyapa cintaku,aku merinduimu
Bilakah aku telah mencintaimu karena-Nya
Aku tergugu luruh disajadah cinta
Bercermin untuk liukan cintaku padamu
Cinta setulus senja yang memesrai kaki langit
100606:4.46 pm-mila

rindupun berbalas dengan kecepatn rasa yang tak terbendung dari serambi mekkkah menuju Surabaya untuk mengeja cara dan laku yang sama hingga lafadz-lafadz cinta kujumpai di layar handphoneku….

Ketika pulang sore tadi aku melihat pelangi , indah,
Jadi teringat pertemuan kita, yang melahirkan garis-garis pelangi
Mengukir cakrawala hati menjadi liontin kehidupan penuh makna
Bertabur coklat dan kacang persahabatn(ihan kek donat banget hehe: mila yang nambah)
Ditambah pasta vanilla keikhlasan pelangi hati kita, membuatku selalu ingin dipelukmu
I luv u sis
100606:5.56 pm-ihan

So do I sista I luv u too coz Allah
Ya Illahi saksikan kisah cinta 2 jiwa dari 2 negeri yang bersebarangan
Dalam episode pelangi jiwa dua negeri ,kendati lautan memisahkan kami

Bismillah

Friday, June 9th, 2006

untuk pemuda kahfiku yang sedang menata jalan muhibah cinta sejati
(entah dimanapun engkau…………………………………..)

Bismillah……………………………….
pemuda kahfiku mungkin engkau tak menandai perjumpaan dengan penangggalan
pemuda kahfiku mungkin engkau tak keluar dari mulut gua negeri misteri
pemuda kahfiku mungkin engkau tak hadir dari pelayaran gugusan bahari kepulauan seribu
mungkin engkau masih meluaskan muhibah cinta jalan percintaan sejati
dia… pemuda kahfiku kini sibuk melumati kehidupan arsitek sejati
menata diri menggubah jiwa yang tersulam dari ayat-ayat pandu kehidupan
trans waktupun membawaku senada dengan lakumu, akupun harus menata diriku bukan?

pemuda kahfiku mungkin akan datang melewati gulungan penanggalan yang telah dipersiapkan oleh Pemilik hati  yang mempertemukan jiwa-jiwa suci.
dengan menjulurkan niat dalam tangkup  rindu para pencinta
menunaikan kepenuhan rasa dalam keutuhan jiwa
menyirami nada-nada gelisah, resah dan pengharapanku
luruh dalam ketentraman

kalopun pemuda kahfiku terhalang jeda masa untuk perjumpaan ini
musimku tetap ceria ,tersulam kesetiaan wanita sejati, tak ada nada sedih yang berlabuh dijiwa, sungguh……
karena pemuda kahfiku lagi dipersiapkan menjadi utuh dalam wujud pemuda sejati
agar jiwa-jiwa suci yang tertambat dapat mengarungi pelayaran di samudra keridhoan-Nya kelak………..

pemuda kahfiku mungkin tidak datang  dalam rupa-rupa dunia
pemuda kahfiku mungkin juga tak mengedus jejak perjalanan bersama kuda sebraninya
layaknya panglima perang yang terlilit sehalai surban dikepalanya,bersarungkan pedang panglima tempur medan juang

pemuda kahfiku mungkin akan menjemput perjumpaan indah kami dalam

dalam kelelahan para musafir, berselimut debu-debu keletihan para penggubah jiwa dan dunia, hingga  anatomi kaki membengkak, sakit…..

namun dia tetap pemuda kahfiku

ku hadirkan jiwa menjemput digerbang ketakziman khusyuk untuk mencium dan menyalimi tangannya, berharap munajat cinta dan relanya

karena janji pemilik nirwana

bahwa nirwana akan gugapai dalam hembusan rela dan ridhonya

hmmm………

pemuda kahfiku

srikandimu akan setia menantimu walaupun penanggalan berganti terus…………………

kupanah………

Friday, June 9th, 2006

kupanah
kupanah 2 negeri
jurus langkah berdendang kemuara khitoh bani adam
kupanah negeri duniaku
bersama jurus percintaan jiwa -jiwa yang tenang
dalam roja’  kealur nadi mengakrabi wahana fiqrah
dalam madrasah cinta para parjurit lebah
teratawan dalam aras nyalarasa keyakinan
terpasung dalam bahari luas gugusan kebenaran
ingin kugapai piala pahala cinta rahmat-Mu
kuperdagangakan jiwa untuk menancapkan panji-panjiMu
kupanah
kupanah diriku agar luruh rindu hakiki
ku tata misi muhibahku ke negeri akhiratku
mengikuti jalan-jalan para syalafus sholih
agar tarnsmigrasi jiwaku dimalam pertama alam kubur
elok rupa cerminan cahaya amal sholih
dan kala  deting sidrat bergema
mengundang para pencinta sejati
dan jiwa-jiwa itupun bertandang di balkon arsy-Mu
atas ridho-Mu yang tak bertepi
karena nadi ku telah terpanah oleh nama-Mu ya kekasih
bersit cinta itu menguji jiwaku untuk mengukir bukti nyata lakuku

atas rajah 2 negeri