my soul walk to age 27
Tuesday, May 2nd, 2006
sekejur raga gigil,dalam bisu malam yang pekat
selarik pijaran cahaya bulan menemani sang gadis…
tertawan dalam munajat-munajat cinta yang tak berdimensi
menyibak lembar-lembar jejak yang telah tertoreh
meluruh diantara lintasan waktu mengelembung diantara buliran kristal bening
Adakah detik-detik menggulung berwujud sulaman amal-amal terbaikmu?!
terbaik yang tak hanya untukmu jiwa…
tapi menjadi lentera dalam pudar nya jati diri kehidupan
menjadi srikandi cinta yang tergadai oleh MakarNya
adakah raga telah teruji oleh janji perjuangan sejati?
adakah jiwa telah berbalut ruh para mukhlisin?
adakah petak-petak itu tertanam benih mukmin sejati?
adakah tangkai jiwa itu merunduk tawadhu?
adakah kecapan jiwa itu terukir syukur yang berkarat?
adakah luluh jiwa dalam sabar melata?
adakah tembok amal berbalut selimut tawakal?
adakah raga terdidik beradab bercermin pedoman ngarai kehidupan?
adakah tindak bersanding laku menyunting adil?
adakah kebaikan telah menyirami jagat semesta?
adakah rongga yang tersilap titik hingga qalbu tak menjadi bening?
gaung jiwa menggema…,
saat tafakur menyulut malam
satu persatu usia mu tanggal dari kelopaknya
menarikmu diterminal kelana akhir
saat ijrail menjemput dan menggandeng erat
pada sehelai ruh yang bertemu Kekasih Sejatinya
luruh sujut padaMu Illahi,
telah lewat tahun ke-27
pandu serpihan jejak ini ya Rabb….
dalam meraih cita dengan RidhoMu
